Antisipasi Kebakaran, Mercubuana Kranggan Laksanakan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana

INDONESIASATU.CO.ID:

KOTA BEKASI - Antisipasi bencana kebakaran, Universitas Mercubuana Bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, laksanakan "Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana" di Aula Kampus Kranggan, Minggu (6/5/2018).

Kepala Biro Umum Kampus Kranggan, Indra Ade Irawan, SE., MM, mengatakan "Kegiatan Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana" ini dilaksanakan sebagai edukasi dan sosialiasi bagi semua civitas akademika Kampus Kranggan untuk bisa mengantisipasi dan mengatasi bahaya kebakaran yang bisa terjadi kapan dan dimana saja."

Acara ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh civitas akademika Kampus Kranggan, mulai dari Office Boy, Satuan Pengamanan, Mahasiswa, Karyawan, Dosen, Para Sekprodi, dan Para Pimpinan manajerial kampus.

Sekprodi  Teknik Informatika Kampus Kranggan, Sri Dianing Asri, ST., M.Kom, sangat mengapresiasi acara pelatihan tanggap darurat ini.

"Acara ini sangat penting dan sangat bermanfaat bagi seluruh civitas akademika, karena bisa memberikan pengetahuan dan keahlian dalam mengantisipasi dan memitigasi ancaman kebakaran apabila terjadi," jelas Dianing.

Lebih lanjut Sekprodi Teknik Elektro dan Teknik Mesin Kampus Kranggan, Hendri, ST.,MT. yang juga hadir dalam acara pelatihan tanggap darurat ini mengatakan bahwa acara ini tidak hanya bermanfaat bagi para peserta saja tapi juga memberikan dampak pada masyarakat sekitarnya karena para peserta secara otomatis sudah menjadi relawan yang siap bergerak dengan keahlian dalam mengatasi darurat bencana kebakaran apabila terjadi saat mereka berada di lokasi.

Ditambahkan oleh Panji Putranto, SE., M.Ak, Sekprodi Akuntansi bahwa pelatihan dan simulasi ini bisa mengurangi kerugian material dan finansial karena para peserta yang sudah mempunyai pengetahuan dan keahlian antisipasi dan mitigasi bencana bisa mengurangi dampak dari bencana kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Acara berlangsung sangat komunikatif dan interaktif dipandu oleh Tim Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. 

Disampaikan bahwa api jika kecil menjadi teman tapi jika besar menjadi ancaman baik terhadap jiwa, harta, maupun mata pencaharian.

Untuk itu kita perlu berperilaku sadar dan tanggap bencana, di antaranya: 

  1. Jangan merokok di tempat yang terlarang.
  2. Membuang puntung rokok di tempatnya setelah dimatikan.
  3. Jangan mengaktifkan Handphone di tempat terlarang.
  4. Mematikan panel-panel listrik, panel air, panel AC saat tidak digunakan atau waktu akan pulang.
  5. Mengawasi dengan cermat mesin-mesin yang sedang bekerja.
  6. Menegur temannya yang melakukan perbuatan yang mengandung bahaya.

"Diharapkan setelah mengikuti Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana ini para civitas akademika Kampus Kranggan meningkat kesadaran dan pengetahuan mereka akan bahaya kebakaran yang bisa mengancam kapan dan dimana saja," harap Supriyanto, S.Sos., M.Si., Kepala Biro Administrasi dan Pengembangan Akademik Kampus Kranggan. (***)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita